Search for:
Kibaran Bendera Merah Putih di Tanah Para Wali

Kibaran Bendera Merah Putih di Tanah Para Wali

Tarim (17/08/2022),17 Agustus 1945 merupakan sebuah momentum bersejarah bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena pada saat itulah Negara Republik Indonesia berhasil meraih kemerdekaan nya dari penjajahan. Oleh karena itu, rakyat Indonesia mengadakan berbagai macam kegiatan setiap tanggal 17 Agustus untuk mengenang sejarah dan merayakan hari kemerdekaan Indonesia.

Demikian juga yang dilakukan oleh Persatuan Pelajar Indonesia yang berada di Hadhramaut Yaman, mereka turut serta merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia walaupun dengan keadaan yang serba terbatas.

Event yang dilaksanakan PPI Hadhramaut dalam menyambut HUT RI diawali dengan lomba kerakyatan yang dilaksanakan di Institut Al-Aydrus pada hari jum’at 5 Agustus 2022. Dalam Event Lomba Kerakyatan ini ada beberapa lembaga pendidikan yang turut berpartisipasi dalam event tersebut , mulai dari Ma’had Darul Mustofa, Universitas Al Ahgaff, Ma’had Darul Hadis, dan beberapa lembaga lainnya.

Ada beberapa macam lomba kerakyatan yang di laksanakan, mulai dari lari karung, tarik tambang, tusuk air dalam balon dan lain lain. para peserta dan penonton yang hadir sangat antusias dan semangat dalam mengikuti dan menyaksikan lomba kerakyatan tersebut.

Puncak pelaksanaan Upacara Kemerdekaan di laksanakan pada waktu malam tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2022 di halaman Universitas Al Ahgaff, yang di hadiri langsung oleh ketua PPI Yaman Ro’fat Hamzi sebagai inspektur upacara.

Prosesi Upacara berjalan dengan khidmat meskipun meskipun sempat turun hujan, namun tidak mengurangi rasa semangat para pelajar untuk mengikuti upacara kemerdekaan Indonesia.

Selesai prosesi upacara dilanjutkan dengan beberapa event, mulai dari pentas seni, pertunjukan bela diri, bazar, dan lain lain. Diharapkan dengan adanya pelaksanaan upacara kemerdekaan dan event event lainnya, bisa tetap menumbuhkan rasa cinta para pelajar Indonesia yang berada di Hadhramaut dengan mengingat perjuangan para pahlawan khususnya dari kalangan Ulama dan Habaib, meskipun mereka jauh dari tanah air Indonesia.

Terus ikuti kami di akun-akun media sosial kami :

Website : https://ppihadhramaut.com/

Instagram : @ppihadhramaut

Youtube : PPI Hadhramaut Channel

Tarim dan Keistimewaannya

Jumhuriah Al-Yamaniyah atau yang biasa disebut dengan Republik Yaman adalah salah satu negara yang terletak di Jazirah Arab kawasan Asia Barat Daya. Negara in bertetanggaan dengan Arab Saudi di sebelah Utara, Laut Merah di sebelah Barat, Laut Arab dan Teluk Aden di sebelah selatan dan negara Oman di sebelah Timur. Penduduknya terkenal sebagai masyarakat yang ramah dan memliki hati yang lembut, bahkan penduduk Yaman berbondong-bondong memasuki Agama Islam semenjak awal risalah Islam sampai kepada mereka.
Salah satu dari sekian banyak tempat di negeri Yaman yang penduduknya terkenal dengan kelembutan hati serta kesantunan tutur kata adalah Kota Tarim. Kota yang terletak di Provinsi Hadharamaut, terletak 40 km dari Bandara Seiyun. Menurut sejarah, kota Tarim dahulunya merupakan sebuah wilayah di dalam pemerintahan kerajaan Saba, yaitu sebuah kerajaan pimpinan Ratu Balqis. Nama Tarim diambil dari nama seorang penguasa pada saat itu yang bernama Tarim bin Hahdhramaut yang diperkirakan hidup tiga ribu tahun sebelum kemunculan Islam.
Keberkahan menghampiri kota Tarim, dari munculnya banyak para ulama dan wali Allah di kota tersebut. Kota Tarim juga sebagai tempat tinggal para alawiyyin keturunan Rasulullah saw.


Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi berkata tentang kesalehan dan ketinggian ilmu para salaf saleh radhiyallahu’anhum yang ada di kota Tarim, “Siapa yang tak kenal kota Tarim? Tarim adalah surga Allah yang ada di muka bumi ini. Aku selalu merindukan kota Tarim, bagaimana tidak? semua sudut di kota itu telah melahirkan para wali Allah. Negeri itu subur akan ulama dan aulia. Tarim adalah salah satu kota di negeri Hadhramaut Yaman. Kota tersebut adalah kota bersejarah dan memiliki banyak kemuliaan dari Allah Swt. berkat doa Khalifah Rosulullah, Sayidina Abu Bakar as-Shiddiq radhiyallahu’anhu”
Kota Tarim yang sejak abad ke-17 dan abad ke-19 memiliki kurang lebih 360 masjid, juga dikenal dengan kota al-Shiddiq karena gubernurnya, Ziyad bin Lubaid al-Anshari, ketika menyeru untuk membaiat Abu Bakar sebagai khalifah kepada penduduk Tarim, mereka adalah yang pertama mendukungnya dan tidak ada seorang pun yang membantahnya. Hingga Khalifah Abu Bakar mendoakan penduduk Tarim dengan tiga permintaan yakni agar kota tersebut makmur, airnya berkah dan dihuni oleh banyak orang saleh.
“Apabila aku bermimpi masuk ke Kota Tarim, maka keesokan harinya hatiku terasa bahagia dan kebahagiaan itu aku rasakan selama 3 hari. Dan bila aku berziarah ke kota itu, maka kebahagiaan itu aku rasakan selama 7 hari 7 malam. Para salafunassholihin banyak menyebut dengan Madinat As-Shiddiq.”
Selain itu, kota Tarim juga diceritakan memiliki tiga keberkahan: yakni keberkahan pada setiap masjidnya, keberkahan pada setiap tanahnya dan keberkahan pada setiap pegunungannya. Semoga keberkahan selalu menghampiri kita sebagai pelajar di kota ini dan semua pencinta Tarim di manapun berada. Amin.

Terus ikuti kami di akun-akun media sosial kami :

Website : https://ppihadhramaut.com/

Instagram : @ppihadhramaut

Youtube : PPI Hadhramaut Channel

Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Bersama Imam Masjid Al Muhdor, Habib Abu Bakar bin Sumaith

TARIM (22/04) – Datangnya bulan suci Ramadhan merupakan sebuah nikmat dan rahmat dari Allah swt, juga sebuah kesempatan besar bagi umat Islam dalam memperbanyak ibadah dan amal baik, hal tersebut juga tidak dilewatkan oleh PPI Hadramaut dalam bulan suci ini untuk memetik pahala di negeri auliya’, dengan mengadakan acara “Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Bersama” yang di hadiri oleh Imam Masjid Al Muhdor, Habib Abu Bakar bin Idrus bin Sumaith dan penanggung jawab asrama Universitas Al Ahgaff, Habib Muhammad bin Hasan Al Idrus.

Dalam acara tersebut, habib Abu Bakar bin Idrus bin Sumaith menyampaikan tentang keutamaan keutamaan di bulan Ramadhan, menceritakan amaliah ulama’ Tarim di bulan suci ini, dan juga beliau memberikan nasehat untuk pelajar apa saja yang harus di amalkan di bulan Ramadhan.

Acara berlangsung dengan khidmat dan antusiasme dengan di hadiri oleh perwakilan beberapa lembaga di Hadramaut seperti ribat Hautoh, Darul Mustofa, dan lain lain.

Setelah acara buka bersama selesai, di lanjutkan dengan acara launching buletin PPI Hadhramaut bertemakan “Spesial Hari Kemenangan” yang direalisasikan oleh departemen literasi.

Nilai korveliu dalam acara tersebut di harapkan bisa menambah rasa ukhwah islamiah antar sesama pelajar Hadhramaut, serta bisa mengambil keberkahan terhadap ulama’ yang ada di tanah Hadhramaut ini.

Acara di laksanakan pada pukul 17.00 KSA tanggal 22 April 2022 di kota Tarim- Hadramaut -Yaman.

Terus ikuti kami di akun-akun media sosial kami :

Website : https://ppihadhramaut.com/

Instagram : @ppihadhramaut

Youtube : PPI Hadhramaut Channel

RSS
Follow by Email
YouTube
Instagram
Telegram
WhatsApp